
Baru baru ini CEO Microsoft Satya Nadella memberikan peringatan menarik di tengah semakin masifnya penggunaan AI. Menurutnya, perusahaan yang terlalu bergantung pada satu model AI berisiko kehilangan kendali atas pengetahuan dan proses berpikir mereka sendiri.
Dalam wawancara dengan CNN, Nadella mengatakan perusahaan harus tetap memiliki kendali atas pengetahuan yang mereka hasilkan karena ketergantungan pada satu model AI membuat perusahaan berisiko kehilangan kendali ketika model tersebut berubah, dihentikan, atau tidak lagi tersedia.
“You’ve essentially outsourced your thinking.”
Nah Nadella menyebut masa depan pekerjaan bukan berarti manusia sepenuhnya digantikan AI. Ia justru melihat pola kerja baru sebagai manusia yang bekerja bersama agen AI, dengan manusia tetap memegang kendali atas keputusan dan pengetahuan penting.
Namun menariknya, Microsoft sendiri menerapkan pendekatan yang cukup sejalan dengan pandangan tersebut melalui Microsoft 365 Copilot, dimana pengguna bisnis dapat memilih model AI tertentu, termasuk model dari OpenAI dan Anthropic, sehingga perusahaan tidak sepenuhnya bergantung pada satu penyedia.
Data pengguna juga menjadi perhatian
Nah peringatan Nadella tidak hanya relevan untuk perusahaan loh, karena konsumen seperti kit juga perlu memperhatikan data yang diberikan kepada layanan AI.
Microsoft menyatakan bahwa data pribadi pengguna Copilot tidak digunakan untuk melatih model AI tanpa persetujuan. Namun, aplikasi Copilot menyediakan beberapa opsi terkait penggunaan data untuk pelatihan.
Hot : Kenapa Health SSD Bisa Turun Cepat? Ini Penyebabnya
Misalkan, pada aplikasi Copilot terdapat pengaturan Training on conversation activity dan Training on voice conversations yang memungkinkan pengguna memberikan percakapan untuk membantu melatih AI. Keduanya disebut dalam kondisi nonaktif secara default.

Ada pula opsi Optional Diagnostic Data Sharing yang dapat membagikan data diagnostik untuk membantu meningkatkan produk Microsoft. Pengaturannya dapat mencakup informasi seperti cara menggunakan browser, situs yang dikunjungi, serta laporan kesalahan yang lebih lengkap.
Nah oleh karena itu, pengguna yang lebih mengutamakan privasi sebaiknya memeriksa kembali pengaturan data pada Copilot dan hanya mengaktifkan opsi yang memang diperlukan.
Tapi pada akhirnya, pesan Nadella cukup sederhana, dimana AI seharusnya menjadi alat yang membantu manusia berpikir, bukan menggantikan kemampuan manusia untuk berpikir.
Dan bagi perusahaan, menjaga kendali atas data, pengetahuan, dan pilihan model AI juga bisa menjadi bagian penting dari strategi agar tidak terlalu bergantung pada satu teknologi.
Nah bagaimana menurutmu? saya sendiri setuju sih dengan Satya Nadella ini, karena bagiamanapun AI ada untuk membantu pengguna, bukan untuk menggantikannya.
Tapi bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.
Via : Windows Latest
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
