SIM Cards + Handphone Lama Beresiko untuk Dihack

SIM Cards + Handphone Lama Beresiko untuk Dihack

Siapa bilang handphone baru dan canggih saja yang berpotensi untuk dihack? Ternyata handphone lama yang sistemnya masih sederhana-pun berpotensi untuk dihack. Founder Security Research Lab di Berlin, Karsten Nohl telah berhasil mengambil alih SIM card dan handphone lama hanya dalam waktu kurang dari 2 menit saja.

Nohl kemudian menginstall firmware tertentu yang bekerja secara independen tanpa tergantung oleh handphone tersebut. Setelah itu dia bisa mulai memata-matai sms dan telepon pemiliknya, mencuri data yang terdaftar di SIM card, bahkan menggunakan pulsa SIM card dari jarak jauh untuk sms atau telepon.

Celah keamanan ini ada karena handphone lama masih menggunakan security standard yang disebut DES. Sang hacker tinggal mengirimkan SMS binary dan handphone akan meresponnya dengan sebuah pesan error namun membawa signatur kriptografik. Signatur ini bisa diubah menjadi 56-bit DES key dalam 2 menit saja menggunakan komputer standard. Setelah mendapatkan DES key, sang hacker tinggal mengirimkan SMS binary lagi untuk memerintahkan SIM Card menginstall code tertentu di handphone. Kode inilah yang bakal digunakan untuk mengirim SMS atau telepon dari jarak jauh, memata-matai, dsb.

Kabarnya ada lebih dari 750 juta handphone lama di dunia yang berpotensi terhadap serangan ini. So, berhati-hatilah.

TONTON JUGA:

via Standard | SRLabs


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Febian

Productivity addict. Geek by nature. Platform Agnostic.

Post navigation