Windows 11 Kembali Dihantam Zero-Day, PoC ShieldCrash Dirilis Setelah Patch Tuesday

Nah untuk kamu yang menunggu hal menarik setelah update patch tuesday kemarin, ini ada kabar baru nih guys, karena tidak lama setelah tersebut dirilis, peneliti keamanan MSNightmare kembali membuat kejutan dengan merilis proof-of-concept (PoC) untuk kerentanan baru pada Windows Defender.

Kerentanan ini disebut dengan ShieldCrash dan kabarnya masih dapat dieksploitasi meskipun Microsoft sebelumnya sudah mencoba menutup celah yang berkaitan dengan ShieldBreak.

Baca Juga : Windows 11 Kena Lagi! PoC “ShieldBreak” Diklaim Bisa Tembus Defender dan Dapatkan Akses Admin

Jadi secara teknis, ShieldCrash berkaitan dengan CVE-2026-69414, yang sebelumnya ditangani Microsoft melalui patch untuk ShieldBreak.

Menurut MSNightmare, Microsoft memang sudah memperbaiki sejumlah bagian yang memungkinkan eksploitasi ulang terhadap celah tersebut. Namun, masih ada satu bagian yang terlewat sehingga metode serangan serupa tetap dapat dipicu dalam kondisi tertentu.

TONTON JUGA:

PoC Dirilis di GitHub

Nah seperti biasa, dalam halaman GitHubnya, PoC tersebut menunjukkan kemampuan melakukan arbitrary file read sebagai SYSTEM bahkan pada sistem yang sudah memasang update keamanan September 2026.

Lebih jauh lagi, MSNightmare menyebut seluruh versi Windows yang masih mendapatkan dukungan terdampak oleh masalah ini.

Meskipun begitu, untuk saat ini PoC yang dirilis masih berupa framework dasar dan belum menunjukan pengambilalihan sistem secara penuh, namun MSNightmare mengatakan bahwa kode tersebut berpotensi dikembangkan lebih lanjut menjadi PoC yang dapat mencapai SYSTEM-level execution, tetapi belum dilakukan saat ini.

Jadi intinya sih, bisa dibilang Windows 11 saat ini masih sangat rentan terkait ShieldCrash, dan jika ada threat actor yang berniat jahat, bisa saja kerentanan tersebut dimanfaatkan untuk mengambil alih sistem secara penuh.

Tapi Masih Butuh Akses Ke Komputer Korban

Meskipun terlihat menakutkan, jangan terlalu khawatir guys, karena eksploitasi ini masih membutuhkan akses lokal ke komputer target, sehingga dia tidak bisa begitu saja digunakan oleh penyerang dari internet.

Nah mari kita tunggu tanggapan Microsoft, mengingat hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai patch dan detail dari perusahaan tersebut.

Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : X, GitHub


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation