Beberapa hari lalu Microsoft resmi memulai transisi Secure Boot Certificate 2023 sebagai pengganti sertifikat lama yang telah digunakan sejak tahun 2011. Nah setelah deadline pertama resmi dilewati, kini hampir seluruh vendor PC besar mulai merilis panduan resmi mengenai proses update tersebut.
Baca Juga : Microsoft Akhirnya Sebarkan Update Secure Boot ke Semua Pengguna Windows, Deadline Tinggal Hitungan Jam!
Mulai dari HP, Dell, ASUS, Lenovo, MSI, Acer, Samsung, LG, hingga tentu saja Microsoft untuk perangkat Surface, semuanya kini telah memiliki halaman dukungan khusus yang menjelaskan bagaimana pengguna dapat memastikan perangkat mereka telah menggunakan sertifikat Secure Boot terbaru.
Tapi apakah pengguna harus panik?, jawabannya tentu tidak, santai dan enjoy saja guys.
Apa Itu Secure Boot Certificate?
Sekali lagi kita bahas, karena mungkin banyak yang tidak mengikuti kabar ini, jadi, Secure Boot merupakan fitur keamanan berbasis UEFI yang bekerja bahkan sebelum Windows dijalankan.
Fitur ini bertugas memastikan hanya software maupun bootloader yang telah dipercaya yang dapat dijalankan saat proses booting, sehingga mampu mencegah malware tingkat rendah seperti bootkit atau rootkit mengambil alih sistem sejak komputer dinyalakan.
Masalahnya, sertifikat Secure Boot yang digunakan Microsoft sejak tahun 2011 kini mulai memasuki masa kedaluwarsa dengan detail berikut :
| Sertifikat | Status |
|---|---|
| Microsoft Corporation KEK CA 2011 | Berakhir 24 Juni 2026 |
| Microsoft UEFI CA 2011 | Berakhir 27 Juni 2026 |
| Microsoft Windows Production PCA 2011 | Berakhir 19 Oktober 2026 |
Oleh karena itulah, Microsoft mulai menggantinya dengan Secure Boot Certificate 2023 yang didistribusikan melalui Windows Update.
Vendor PC Kini Ikut Memberikan Panduan
Nah walaupun Microsoft sudah menyediakan menyediakan update tersebut melalui Windows Update, prosesnya tetap bergantung pada firmware atau BIOS yang disediakan masing-masing produsen perangkat.
Karena alasan itulah berbagai vendor mulai merilis dokumentasi resmi agar pengguna dapat mengetahui apakah perangkat mereka sudah siap menerima update tersebut.
Untuk detailnya kamu bisa klik link dibawah untuk melihat tutorial dari masing masing vendor.
| Vendor | Keterangan |
|---|---|
| ASUS | Panduan lengkap untuk perangkat consumer maupun bisnis, termasuk langkah manual jika update belum muncul. |
| Dell | Menyediakan daftar perangkat yang masih mendapatkan update BIOS beserta panduan Secure Boot. |
| HP | Memisahkan panduan untuk perangkat consumer dan enterprise serta menyarankan pengguna memastikan BIOS terbaru telah terpasang. |
| Lenovo | Menyediakan daftar model lengkap beserta link download BIOS yang kompatibel. |
| MSI | Menjelaskan perangkat mana yang cukup melalui Windows Update dan mana yang membutuhkan update BIOS. |
| Acer | Merilis daftar perangkat yang telah menerima update maupun yang masih dalam proses. |
| Samsung | Menjelaskan bahwa sebagian besar update dilakukan melalui Windows Update. |
| LG | Memberikan panduan pengecekan status Secure Boot dan update BIOS. |
| Microsoft Surface | Seluruh update firmware didistribusikan langsung melalui Windows Update dan Surface Firmware. |
Secara umum, kamu yang sudah menggunakan perangkat baru dan sudah memperbarui sistem ke update terbaru bulan Juni 2026, harusnya Secure Boot sudah dalam kondisi terupdate.
Untuk mengeceknya, kamu bisa masuk ke Settings > Windows Security > Device Security > Secure Boot.

Nah untuk kamu pengguna Windows 11, kamu cukup pastikan saja pada halaman tersebut, jika sudah berwarna hijau tentu saja aman dan secure boot sudah dalam kondisi paling baru.
Selain itu, bahkan jika berwarna merahpun, bukan berarti Windows 11 tidak bisa digunakan, dimana status tersebut hanya menandakan bahwa perangkat masih mengalami kendala dalam proses pembaruan Secure Boot Certificate, biasanya karena firmware atau BIOS yang digunakan belum mendukung sertifikat terbaru.
Nah apakah kamu sudah pakai sertifikat secure boot terbaru? komen dibawah guys.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
