Google Tingkatkan Fitur Performance Control di Chrome

Seperti yang telah kita tahu, Google Chrome pada dasarnya telah menghadirkan sejumlah kontrol terkait peningkatan performa termasuk Memory Saver, Preloads Tabs, dan lainnya. Fitur inilah yang bagi saya cukup bermanfaat apalagi jika perangkat yang kita pakai tidak memiliki spesifikasi yang terlalu tinggi dan terbilang pas pasan.

Nah mengenai fitur performance tersebut, baru baru ini dalam sebuah postingan resminya, Google menjelaskan bahwa mereka telah memperbarui fitur Memory saver di chrome dengan menawarkan tiga mode berbeda yaitu Moderate, Balanced, dan Maximum

Menurut Google, mode Moderate ini akan menonaktifkan tab berdasarkan kebutuhan sistem pengguna, Balanced akan memperhitungkan kebutuhan sistem dan kebiasaan browsing pengguna dan maximum akan menonaktian tab setelah kamu berhenti menggunakannya lebih cepat daripada dua mode lainnya.

Seperti sebelumnya opsi ini dapat kamu temukan di halaman Chrome Settings > Performance > Memory Saver yang tentu dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan kebiasaan browsing yang kamu lakukan.

TONTON JUGA:

Selain menghadirkan pengalaman memory saver baru, Google juga menghadirkan kontrol performa yang lebih lanjut dimana kini kita dapat mengaktifkan dan menonaktifkan indikator visual untuk tab yang tidak aktif dan penggunaan memory di hovercard tab.

Dimana pada halaman ini kita juga bisa mengatur situs web penting apa yang akan tetap aktif sepanjang waktu agar tetap berjalan dilatar belakang.

Kedua peningkatan ini sendiri telah secara default dihadirkan di Google Chrome versi 130 yang dirilis beberapa waktu lalu, yang tentunya ini akan menambah pengalaman menjelajah kamu apalagi jika kamu sering membuka banyak tab dalam satu waktu.

Bagi saya sendiri, konfigurasi terbaik yang saya aktifkan adalah dengan mengatur Memory saver ke Maximum dengan mengatur always keep these site active pada website yang sering saya akses, misalkan seperti notion.so atau web.whatsapp.com. Daripada sebelumnya, kini Chrome lebih sedikit memakan resource dari sistem yang saya gunakan.

Nah sudahkah kamu mencoba fitur ini? coba komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation