Hah..Kaspersky Membuat Malware Palsu Untuk Menyerang Microsoft??

Ketika setiap user di dunia ini mencoba melindungi PC mereka, user langsung tertuju kepada perusahaan security semacam Avast, AVG, Kaspersky dan banyak perusahaan lainnya yang membuat anti-virus. Tapi bagaimana jika salah satu perusahaan security itu bermain dengan menyabotase sistem?

Berdasarkan informasi dua mantan karyawan, Kaspersky telah melakukan hal itu setelah ia frustasi bahwa vendor lain menyalin teknik untuk mengidentifikasi file berbahaya atau yang lebih sering dikenal dengan malware.

Menurut situs Reuters, Kaspersky membuat file yang hampir identik dengan file yang ada di PC, kemudian mereka akan menanam bibit ke vendor antivirus lainnya. Perlu kamu ketahui, perusahaan security selalu berbagi konten untuk mempercepat proses update antivirus ketika file berbahaya ditemukan, Kaspersky memanfaatkan ini untuk menanam bibit file palsu.

Karena file sama dengan file yang ada di PC, file ini akan menyebabkan vendor lain seperti Microsoft dan Avast akan menandai file sebagai file berbahaya dan mengkarantinakan mereka. Dampak pada PC user adalah: ada suatu kejadian dimana kamu ingin melakukan print pada file dokumen maka file akan terkena penandaan yang salah atau false flag attack. Kita memang tidak bisa menuduh langsung bahwa Kaspersky pelakunya, tapi Microsoft mengatakan bahwa kejadian ini membuat mereka menyelidik bahwa ratusan file terkena false flag attack.

Kasperksy membantah pernyataan ini. Mereka mengatakan bahwa file tersebut juga didapatkan dari perusahaan lain dengan laporan palsu. Permasalahan utamanya saaat ini adalah sistem berbagi konten yang berisi informasi malware antar perusahaan security telah rusak.

Dua mantan karyawan Kaspersky mengatakan bahwa serangan ini berlangsung selama lebih dari 10 tahun yang puncaknya terjadi antara tahun 2009 sampai 2013. Mereka juga mengatakan serangan rahasia ini ditujukan untuk Microsoft, AVG, Avast dan perusahaan saingan lainnya.

via Reuters

  Review Aplikasi Streaming Piala Dunia 2018  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.