Microsoft Edge 149 Resmi Dirilis, Fitur Collections Kini Dihapus Total

Beberapa waktu lalu, Microsoft akhirnya merilis Microsoft Edge 149 Stable (149.0.4022.52) yang membawa sejumlah perubahan, peningkatan performa, fitur baru untuk enterprise, hingga perubahan antarmuka yang lebih selaras dengan ekosistem AI Microsoft.

Namun dari semua perubahan yang hadir, ada satu hal yang cukup menarik perhatian karena secara resmi, Microsoft akhirnya menghapus fitur Collections dari Edge.

Nah kabar penghapusan ini sebenarnya sudah cukup lama dan kita sudah bahas juga pada artikel Microsoft Edge Dikabarkan Akan Menghapus Fitur Collections, namun saat itu perubahan tersebut masih sebatas informasi yang ditemukan dalam versi pratinjau Edge.

Kini melalui Edge 149 Stable, Microsoft akhirnya benar-benar merealisasikan rencana tersebut. Artinya, pengguna tidak lagi dapat mengakses ataupun menggunakan Collections seperti sebelumnya

TONTON JUGA:

Bagi yang belum tahu, Collections merupakan fitur yang memungkinkan pengguna menyimpan kumpulan halaman web, gambar, catatan, maupun referensi tertentu dalam satu tempat yang terorganisir. Fitur ini cukup berguna untuk kebutuhan riset, perencanaan proyek, hingga sekadar menyimpan artikel yang ingin dibaca nanti.

Meskipun alasan penghapusan hingga saat ini belum terungkap, namun kemungkinan karena Microsoft ingin menyederhanakan pengalaman di Edge dan memindahkan fungsi Collections ke Favorites yang memang sekilas hampir sama.

Workspaces Kini Menggunakan Arsitektur Baru

Selain menghapus Collections, Microsoft juga melanjutkan migrasi Workspaces ke arsitektur generasi kedua (V2), dan melalui perubahan ini, data Workspaces tidak lagi disimpan melalui OneDrive maupun SharePoint, melainkan menggunakan layanan Edge Sync secara langsung.

Nah menurut Microsoft, perubahan ini akan meningkatkan stabilitas dan performa Workspaces, meskipun di sisi lain beberapa fitur kolaborasi dan berbagi data juga ikut dihilangkan.

Secara keseluruhan, Edge 149 memang bukan update yang membawa fitur besar untuk pengguna umum. Namun penghapusan Collections tentu akan menjadi perubahan paling terasa, terutama bagi pengguna yang selama ini mengandalkan fitur tersebut untuk menyimpan dan mengelola halaman web.

Nah apakah kamu sebelumnya pengguna aktif Collections? dan apakah kamu sudah migrasikan data dan konten disana ke Favorites guys? komen dibawah.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation