Microsoft tampaknya akhirnya bersiap menghadirkan Administrator Protection ke Windows 11, dimana fitur keamanan tersebut diperkirakan akan tersedia secara lebih luas bersama Windows 11 versi 26H2 yang dijadwalkan hadir akhir tahun ini.
Nah Administrator Protection sendiri pertama kali diperkenalkan Microsoft sebagai fitur eksperimental pada akhir 2024, dan setelah beberapa kali mendapatkan peningkatan dan muncul dalam sejumlah build Windows Insider, Microsoft kemudian memutuskan untuk menunda peluncurannya di Windows 11 25H2.
Tapi kenapa sampai ditunda?, jadi kawan kawan, salah satu alasannya berkaitan dengan masalah keamanan yang ditemukan pada implementasi awal fitur tersebut, dimana tim keamanan Google Project Zero juga sebelumnya menyoroti sejumlah kelemahan terkait Administrator Protection.
Namun, Microsoft kini kembali mengaktifkan fitur tersebut melalui pembaruan Windows 11 terbaru dan Administrator Protection mulai muncul kembali dalam optional preview update Agustus 2026 dengan KB5120998. Fitur yang sama kemudian hadir dalam Release Preview KB5124006, yang membawa Windows 11 ke build 28000.3079.
Baca juga: Microsoft Rilis Update Windows 11 September 2026 Dengan Sejumlah Perbaikan
Sekilas, kemunculannya di Release Preview menjadi indikasi bahwa Microsoft kemungkinan telah mempersiapkannya untuk Windows 11 26H2, selama tidak ditemukan masalah besar sebelum peluncuran.
Memberikan hak administrator hanya saat dibutuhkan
Nah bagi yang belum tahu,Administrator Protection dirancang untuk memberikan hak administrator kepada pengguna standar hanya ketika hak tersebut benar-benar diperlukan, dan biasanya , pemberian hak administrator kepada pengguna biasa dapat menjadi risiko keamanan karena hak elevasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh malware atau penyerang untuk menjalankan proses dengan privilege yang lebih tinggi.
Oleh karena itu, Microsoft menggunakan pendekatan just-in-time elevation untuk mengurangi risiko tersebut, dimana ketika sebuah aplikasi membutuhkan hak administrator, pengguna harus melakukan autentikasi menggunakan Windows Hello. Setelah autentikasi berhasil, Windows membuat akun pengguna tersembunyi yang dibuat secara otomatis dan terpisah dari profil utama.
Windows kemudian menghasilkan token administrator yang terisolasi dan memberikannya kepada proses yang membutuhkan hak tersebut dan setelah proses selesai, token administrator tersebut langsung dihancurkan.
Dengan mekanisme ini, pengguna tidak perlu menjalankan Windows menggunakan akun administrator secara penuh sepanjang waktu.
Bisa mengurangi beban administrator IT
Nah Microsoft berharap pendekatan tersebut dapat memberikan keseimbangan antara keamanan dan fleksibilitas, dan pengguna yang sebenarnya tidak memiliki hak administrator tetap dapat menjalankan aplikasi terpercaya yang membutuhkan elevasi, tetapi proses tersebut harus melalui autentikasi Windows Hello.
Bagi administrator IT, mekanisme ini juga dapat mengurangi kebutuhan untuk memberikan hak administrator secara permanen atau melakukan provisioning privilege secara manual setiap kali pengguna membutuhkan akses tertentu.
Namun, ada konsekuensinya. Aplikasi yang terus-menerus membutuhkan akses administrator dan mengandalkan privilege tersebut secara permanen mungkin tidak berfungsi seperti biasanya dengan Administrator Protection.
Masih dinonaktifkan secara default
Meski sudah kembali muncul dalam build preview terbaru, Administrator Protection saat ini masih dinonaktifkan secara default, dan Microsoft menyediakan beberapa metode untuk mengaktifkannya secara manual, termasuk melalui Intune Settings Catalog dan Windows Settings untuk skenario tertentu.
Administrator juga dapat mengelolanya menggunakan Configuration Service Provider (CSP) maupun Group Policy Object (GPO), selain itu, Microsoft juga menegaskan bahwa Administrator Protection bukan merupakan “formal security boundary”.
Fitur ini lebih tepat dianggap sebagai mekanisme hardening yang memperkuat perlindungan Windows terhadap serangan Elevation of Privilege (EoP) melalui pemisahan profil dan token administrator, dan jika semuanya berjalan sesuai rencana, Administrator Protection akhirnya akan menjadi salah satu fitur keamanan baru yang dibawa Microsoft ke Windows 11 26H2 setelah sebelumnya beberapa kali mengalami penundaan.
Nah kira kira bagaimana menurutmu mengenai fitur ini guys? komen dibawah.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.


