
Microsoft kembali menghadirkan peningkatan performa untuk Microsoft Teams melalui fitur bernama Efficiency Mode, dimaan fitur ini dirancang untuk mengurangi penggunaan CPU, RAM, dan jaringan, terutama pada perangkat dengan spesifikasi terbatas.

Namun, ada konsekuensi yang cukup menarik, karena ketika Efficiency Mode aktif, Teams bisa menurunkan resolusi kamera selama meeting agar penggunaan sumber daya lebih ringan.
Baca Juga : RAM 8 GB Apakah Cukup Di Tahun 2026?
Dengan kata lain, PC yang kekurangan RAM mungkin membuat pengguna terlihat kurang tajam saat mengikuti rapat online.
Kamera Bisa Turun Resolusi demi Menghemat RAM
Nah Microsoft menjelaskan bahwa Efficiency Mode akan menyesuaikan penggunaan sumber daya berdasarkan kondisi perangkat, dan ketika sistem mendeteksi keterbatasan CPU atau memori, Teams dapat mengurangi kualitas kamera dan melakukan penyesuaian lain untuk menjaga kelancaran meeting.
Menurut deskripsinya, Microsoft menyebut fitur ini cocok untuk perangkat dengan RAM 8GB atau lebih rendah, dan bahkan mereka mengklaim Teams dapat berjalan hingga 20% lebih cepat saat diluncurkan pada PC dengan kapasitas RAM tersebut.
Namun menariknya, fitur ini tidak hanya berlaku untuk PC dengan RAM 8GB saja, karena komputer dengan RAM 16GB atau bahkan 32GB juga bisa mengaktifkannya secara otomatis ketika sumber daya sistem sedang terbebani.
Ada Tiga Pilihan Efficiency Mode
Berdasarkan gambar diatas, pengguna dapat menemukan tiga opsi pengaturan Efficiency Mode di Microsoft Teams:
- Use only when resources are low: Penghematan sumber daya hanya aktif ketika sistem mendeteksi keterbatasan CPU dan RAM. Ini merupakan pengaturan default.
- Never use efficiency mode: Memprioritaskan pengalaman penggunaan dengan mengizinkan Teams menggunakan lebih banyak sumber daya.
- Always use efficiency mode: Mengurangi penggunaan CPU dan memori sepanjang waktu.
Jadi, pengguna yang memiliki perangkat cukup kuat bisa memilih untuk tidak menggunakan Efficiency Mode agar kualitas kamera dan pengalaman meeting tidak terlalu dibatasi, dan kabar baiknya Microsoft memprioritaskan kualitas audio ketika perangkat tidak mampu mempertahankan kualitas kamera dan audio secara bersamaan.
Teams Masih Dikenal Boros RAM
Nah meskipun peningkatan ini sebenarnya cukup menarik, tetapi ada persoalan yang lebih mendasar. Microsoft Teams masih menggunakan pendekatan berbasis WebView dan teknologi Chromium, yang menjadi salah satu alasan aplikasi tersebut membutuhkan sumber daya cukup besar.

Nah misalkan pada gambar diatas, eams bahkan terlihat menggunakan hampir 1GB RAM ketika sedang idle, yang jelas ini memakan banyak banget RAM, apalagi dengan kapasitas RAM yang terbatas dan harganya sedang gila gilanya ini.
Dan meskipun Microsoft sebenarnya terus menjanjikan peningkatan performa Teams, namun jika kita lihat sih solusi yang ditawarkan saat ini masih banyak berfokus pada pengurangan penggunaan sumber daya, bukan perubahan mendasar pada arsitektur aplikasinya.
Kenapa Tidak Beralih ke WinUI?
Nah ini yang menarik menurut saya nih, karena salah satu alternatif yang disorot adalah penggunaan WinUI untuk membangun aplikasi Windows yang lebih native.
Microsoft sendiri sebelumnya sudah menyampaikan upaya meningkatkan performa WinUI dan mengurangi penggunaan RAM, dan jika pendekatan tersebut diterapkan pada Teams, secara teori aplikasi bisa memperoleh keuntungan dari integrasi yang lebih erat dengan Windows.
Namun, Microsoft belum menunjukkan rencana untuk mengganti arsitektur Teams berbasis WebView dengan aplikasi native WinUI, dan untuk sementara, Efficiency Mode menjadi solusi yang ditawarkan Microsoft agar Teams tetap berjalan pada perangkat dengan spesifikasi terbatas.
Hanya saja, ada kompromi yang harus diterima pengguna, jika ingin meeting lebih ringan, kualitas kamera bisa ikut dikorbankan. Tapi semoga ke depannya Microsoft tidak hanya sibuk mengoptimalkan RAM, tetapi juga mulai mempertanyakan kenapa aplikasi meeting-nya membutuhkan sumber daya sebesar itu.
Nah komen dibawah guys, dan berikan pendapat dan opinimu.
Via : Windows Latest
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Komentar