Pengujian Buktikan File Explorer Windows 11 Lebih Lambat Ketika Extract File .rar dan .7z

Seperti yang telah kita tahu, bersamaan dengan dirilisnya Windows 11 Insider Dev Build 23493, Microsoft menghadirkan dukungan native untuk sejumlah file arsip termasuk .7zip, .tar, dan .rar.

Dan setelah saya sendiri mencobanya, memang dengan tanpa harus mendownload aplikasi WinRAR atau aplikasi 7Zip, kita bisa melakukan extract pada sejumlah file arsip tambahan seperti yang tercantum dalam halaman berikut. Tetapi meskipun begitu, jika kita ingin membuat file arsip atau melakukan compress pada file menjadi file arsip (sebut saja .rar), maka kita tetap saja membutuhkan aplikasi WinRAR.

Selain itu meskipun memang dukungan native ini dikatakan akan sangat membantu pengguna, namun berdasarkan pengujian yang dilakukan neowin, tampaknya proses decompression pada file .7zip .rar dan .tar dengan menggunakan File Explorer, ternyata lebih lambat dibandingkan dengan aplikasi pihak ketiga.

Seperti yang terlihat pada gambar diatas, pengujian ini dilakukan di perangkat dengan spesifikasi Intel Core i3-1125G4, 16 GB DDR4 dan NVMe SSD, dan proses decomression menggunakan File Explorer sangat jauh lambat dibandingkan aplikasi perbandingannya yaitu NanaZip dan WinRAR.

Dengan perangkat yang berbeda sekalipun, pengujian ini mendapati hasil yang kurang lebih sama, dimana file .7z dan .rar mendapati waktu decompression yang lebih lambat dengan menggunakan File Explorer dibandingkan aplikasi NanaZIP dan WinRAR.

TONTON JUGA:

Dari apa yang bisa kita ambil berdasarkan pengujian yang dilakukan ini, maka bisa dibilang bahwa memang benar File Explorer telah mendukung proses decompression / ekstraksi sejumlah file termasuk .7z dan .rar, namun perlu diperhatikan bahwa selain hanya mendukung proses decompression saja, proses tersebut lebih lambat dibandingkan aplikasi pihak ketiga, sehingga untuk kamu yang memang sering berinteraksi dengan file arsip terutama .7z dan .rar, ada baiknya kamu tetap menggunakan aplikasi pihak ketiga saja.

Nah bagaimana menurutmu mengenai perbandingan ini? dan apakah kamu punya pendapat tambahan? komen dibawah guys.

Referensi : Neowin


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation