
Jika kita kemarin mendapatkan kabar mengenai Microsoft Jual Surface 8GB, Padahal Dulu Bilang 16GB Wajib untuk Windows 11 AI, nah kali ini kabar menarik hadir dari Qualcomm karena mereka resmi memperkenalkan lini prosesor baru bernama Snapdragon C, dimana huruf “C” sendiri merupakan singkatan dari Compute.
Nah chipset ini nantinya akan digunakan pada laptop Windows berbasis ARM dengan harga mulai dari $300 atau sekitar Rp4 jutaan saja guys.
Menurut Qualcomm, laptop dengan Snapdragon C akan tetap mampu menghadirkan performa yang cukup baik untuk penggunaan harian seperti browsing, video call, multitasking hingga produktivitas ringan, namun tetap hemat daya dan senyap karena menggunakan desain ARM tanpa kipas di beberapa model.
Apa yang dikorbankan?
Nah untuk menekan harga, ada beberapa kompromi yang tentunya dilakukan. Termasuk penggunaan core Kryo generasi lama alih-alih core Oryon seperti yang dipakai Snapdragon X Elite hingga kemampuan AI yang lebih terbatas.
Selain itu, meskipun chipset ini tetap dibekali NPU atau Neural Processing Unit, performanya ternyata belum cukup kuat untuk memenuhi standar Copilot+ PC dari Microsoft. Jadi beberapa fitur AI lokal Windows 11 kemungkinan tidak akan tersedia di perangkat ini.
Namun justru disinilah yang menarik guys, karena Snapdragon C seolah menjadi jawaban Qualcomm untuk menghadirkan laptop ARM murah tanpa harus masuk ke segmen premium seperti Snapdragon X Series yang harganya cukup mahal.
Selain itu, beberapa vendor besar seperti Acer, HP hingga Lenovo bahkan sudah dipastikan akan menggunakan chipset ini di perangkat mereka.

Misalkan saja Acer, dimana mereka langsung memperkenalkan Aspire Go 15 AG15-Q31P yang hadir dengan layar Full HD 15.6 Inch, RAM hingga 8GB, SSD 512GB, WiFi 6E dan baterai 53Wh.
Nah untuk lebih jelasnya sih mari kita tunggu kehadiran varian laptop ini atau review pengguna yang sudah membelinya ya, mengingat detail dari spesifikasi Snapdragon C ini sendiri masih belum diumumkan sepenuhnya oleh Qualcomm. Bahkan hingga saat ini jumlah core CPU, clockspeed hingga performa GPU-nya pun masih belum dijelaskan secara detail.
Namun jika Qualcomm benar benar bisa menghadirkan laptop ARM Windows dengan harga murah, performa cukup baik dan baterai irit, tentu ini bisa menjadi langkah menarik untuk pasar laptop entry-level kedepannya.
Nah bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.
Via : Qualcomm
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
