Windows 11 Lebih Kencan di Steam Machine, Tapi Apakah Layak Dipasang?

Nah bagi kamu yang ketinggalan kabar nih, beberapa waktu lalu, Valve akhirnya merilis driver resmi Windows untuk Steam Machine, banyak pengguna langsung penasaran. Apakah kini Windows 11 menjadi pilihan yang lebih baik dibanding SteamOS?

Nah, serangkaian pengujian terbaru ternyata memberikan jawaban yang cukup menarik, karena di atas kertas, Windows 11 memang berhasil unggul di beberapa benchmark dan bahkan memenangkan seluruh pengujian gaming pada resolusi 4K, namun ketika melihat pengalaman penggunaan secara keseluruhan, jawabannya ternyata tidak sesederhana itu.

Apa Itu Steam Machine?

Bagi yang belum familiar, Steam Machine merupakan sebuah PC gaming berbentuk konsol yang pertama kali diperkenalkan Valve pada tahun 2015. Perangkat ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman bermain game PC langsung di ruang keluarga dengan sistem operasi berbasis Linux bernama SteamOS.

TONTON JUGA:

Sayangnya, proyek Steam Machine saat itu kurang berhasil karena dukungan game Linux yang masih terbatas dan produsen hardware yang beragam. Akibatnya, perangkat ini perlahan menghilang dari pasaran.

Namun beberapa tahun terakhir Valve kembali menghidupkan konsep tersebut lewat Steam Deck dan SteamOS generasi terbaru. Bahkan kini SteamOS mulai mendukung berbagai perangkat lain, termasuk Steam Machine generasi baru yang akhirnya mendapatkan driver resmi Windows dari Valve.

Benchmark Memang Menang, Tapi Selisihnya Tipis

Jadi, berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh ETA Prime, mereka membandingkan SteamOS dengan Windows 11 menggunakan hardware Steam Machine yang sama, hasilnya, Windows memang menunjukkan performa yang sedikit lebih baik pada beberapa benchmark sintetis.

Misalnya pada Geekbench 6, Windows memperoleh skor multi-core sekitar 22% lebih tinggi dibanding SteamOS. Pada beberapa game seperti Cyberpunk 2077 di resolusi 4K, Windows juga berhasil unggul tipis.

Namun ketika semua hasil benchmark digabungkan mulai dari 1080p, 1440p hingga 4K, perbedaannya sebenarnya sangat kecil.

Bahkan pada banyak game, selisih performanya hanya berkisar 1 hingga 2 FPS, yang tentu saja hampir tidak akan terasa saat dimainkan.

SteamOS Masih Menang di Pengalaman Pengguna

Selaini tu, yang jadi masalah justru bukan soal performa, karena saat ini driver Windows untuk Steam Machine masih berstatus “as-is”. Valve bahkan secara terang-terangan mengatakan bahwa mereka tidak memberikan dukungan resmi apabila pengguna menjalankan Windows pada perangkat tersebut.

Misalkan, saat ini penggunaan Windows di perangkat tersebut masih memiliki banyak batasan, seperti :

  • Belum mendukung dual boot dengan SteamOS.
  • Harus menghapus SteamOS jika ingin memasang Windows.
  • Untuk kembali ke SteamOS harus melakukan reinstall penuh.
  • Instalasi Windows membutuhkan koneksi Ethernet pada proses awal karena driver Wi-Fi baru bisa dipasang setelah Windows aktif.

Dengan kata lain, pengalaman memasang Windows masih jauh dari semudah menggunakan SteamOS bawaan.

Selain itu, salah satu alasan mengapa Windows tidak mampu unggul jauh adalah karena driver yang digunakan masih belum sepenuhnya matang. SteamOS menggunakan driver Mesa yang terus dikembangkan Valve bersama komunitas Linux, sementara Windows hanya menggunakan paket driver khusus yang disediakan Valve untuk perangkat tersebut.

Akibatnya, keunggulan Windows sebagai sistem operasi native untuk game Windows tidak benar-benar mampu menghasilkan peningkatan performa yang signifikan.

Nah Apakah Windows Layak Dipasang?

Meskipun memang bisa dan performanya cukup baik, tentu ada beberapa kondisi dimana Windows memang menjadi pilihan yang lebih masuk akal, misalnya jika kamu ingin memainkan game yang menggunakan anti-cheat seperti Riot Vanguard atau Call of Duty yang hingga saat ini masih belum mendukung Linux maupun Proton.

Selain itu, Windows juga tetap unggul untuk penggunaan di luar gaming seperti menjalankan aplikasi produktivitas, software tertentu, hingga berbagai layanan yang memang belum tersedia di SteamOS.

Sementara itu, disisi lain SteamOS sendiri kini sudah semakin matang, Valve bahkan mulai membuka dukungan SteamOS untuk PC biasa sehingga pengalaman khas Steam Machine kini tidak lagi eksklusif hanya untuk perangkat Valve.

Sehingga dengan berbagai optimasi tersebut, banyak pengguna justru menilai SteamOS menjadi pilihan yang lebih nyaman apabila tujuan utamanya memang hanya untuk bermain game.

Nah jika kita lihat hasil benchmark yang dibagikan ETA Prime ini memang terlihat menarik, karena Windows 11 berhasil unggul di beberapa pengujian. Namun jika melihat selisih performanya yang sangat kecil dibanding berbagai kompromi yang harus dilakukan, memasang Windows di Steam Machine saat ini rasanya masih belum menjadi pilihan terbaik.

Bagaimana menurutmu guys? sepertinya menarik juga jika kita bahas perangkat ini ya, next kita bahas deh.

Via : ETA Prime


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation