Inilah Beberapa Hal Baru yang Ada di Windows 10 Build 10122

Tidak sedikit dari pengguna Windows (terutama yang pake license pak tani) menginstall Windows Enterprise untuk penggunaan harian. Biasanya sih mereka berpikir karena Enterprise ini merupakan versi Windows paling mahal, maka versi inilah yang paling keren dan paling oke buat dipake.

Serius, meskipun harganya lebih mahal..bukan berarti Windows Enterprise lebih baik untuk pengguna rumahan. Bahkan karena tidak didesain untuk pengguna rumahan, bukannya lebih enak tetapi malah ada banyak kekurangan yang kamu dapatkan.

Berikut ini adalah 7 alasan kenapa Windows Enterprise tidak cocok untuk pengguna rumahan

 

7. Didesain untuk Enterprise, Bukan Rumahan

Bukan tanpa alasan kenapa Microsoft memberikan nama Enterprise di versi Windows Enterprise. Hal ini karena memang Windows Enterprise diperuntukkan bagi perusahaan atau perkantoran, yang tentunya secara fitur dan keamanan telah disesuaikan dengan kebutuhan enterprise.

Menggunakan Windows Enterprise untuk pemakaian harian di rumah tidaklah pas, kecuali jika kamu memang karyawan perusahaan yang memang memerlukan fitur khusus di device BYOD (Bring Your Own Device) yang kamu miliki untuk keperluan kantor.

 

6. Banyak Fitur yang Tidak Terpakai

Karena didesain untuk kalangan perusahaan dan enterprise, maka Windows Enterprise pun dilengkapi fitur-fitur spesifik untuk perusahaan yang seringkali tidak terpakai untuk penggunaan rumahan.

Misalnya saja fitur BranchCache Networking, AppLocker Security, atau Start Screen Controlvii yang sering digunakan di perusahaan, tetapi tidak terlalu berguna untuk pemakaian harian di rumah.

 

5. Lebih Berat di Resource

Memiliki lebih banyak fitur dan lebih secure tentunya memerlukan resource yang lebih besar. Alhasil Windows Enterprise bisa jadi lebih berat daripada Windows versi lainnya.

Lalu untuk apa menggunakan OS yang lebih berat karena menjalankan fitur yang jarang — bahkan tidak pernah kita pakai? Tentunya itu akan menjadi pemborosan resource saja.

 

4. Lebih Mahal

Dengan fitur yang lebih lengkap, security khusus untuk perusahaan, dan dukungan support kelas enterprise, harga Windows Enterprise jauh lebih mahal dibandingkan Windows versi lainnya. Apalagi memang Microsoft menargetkan penghasilan terbesar mereka berasal dari kalangan Enterprise, harganya tentu beda dengan Windows versi lainnya.

Buat apa kita membayar lebih mahal untuk fitur dan secutity ekstra yang tidak kita perlukan?

 

3. Tidak Dijual Eceran (Retail)

Berbeda dengan Windows versi lainnya, Windows Enterprise tidak tersedia secara retail. Artinya kamu tidak bisa membeli Windows Enterprise ini secara eceran, untuk memperolehnya perusahaan harus melakukan pembelian secara massal melalui Volume License.

Oleh karena itu jika ada pengguna rumahan yang PC nya menggunakan Windows Enterprise, menarik untuk diketahui dari mana license tersebut berasal — apakah memang lisensi original (MSDN / Technet) atau malah license pak tani.

 

2. Update Fitur Terlambat

Karena didesain untuk enterprise dan perusahaan yang lebih mengutamakan stabilitas daripada fitur yang up-to-date, Windows Enterprise seringkali terlambat mendapatkan update fitur baru.

Update fitur seringkali baru hadir ke Windows Enterprise setelah fitur tersebut benar-benar stabil, sudah lama rilis ke pengguna umum dan tidak bermasalah, bahkan bisa jadi tidak dirilis sama sekali (yup, contohnya saja tidak semua Windows 10 Enterprise bakal mendapatkan Microsoft Edge).

 

1. Tidak Bisa Upgrade Gratis ke Windows 10

Karena diperuntukkan bagi kalangan Enterprise yang berduit, tentu Windows Enterprise tidak bisa menikmati berbagai harga promo bagi pengguna rumahan — misalnya saja promo upgrade gratis ke Windows 10.

Seperti yang kita ketahui bahwa 29 Juli 2015 besok Windows 10 Final akan dirilis, dan pengguna Windows 7 serta Windows 8.1 bisa melakukan upgrade gratis. (Baca juga: 18 Hal Penting Seputar Upgrade Gratis Windows 10 yang Wajib Kamu Ketahui)

Dan bisa ditebak pengguna Windows Enterprise tidak bisa ikut menikmati promo ini, kecuali jika punya Software Assurance yang aktif. (Dan ngomong-ngomong Windows Enterprise memang untuk kalangan perusahaan berdompet tebal, yang sepertinya tidak memerlukan promo gratisan semacam ini)

 

Itulah 7 alasan yang membuat Windows Enterprise tidak cocok digunakan oleh pengguna rumahan dan pemakaian harian. Untuk itu bagi kamu yang menggunakan Windows untuk keperluan sehari-hari (sekolah, kuliah, nge-game, online, dsb), kita sarankan menggunakan Windows non-enterprise. Selain lebih terjangkau harganya, lebih pas fiturnya, lebih hemat resource PC, dan lebih up-to-date terhadap fitur baru, kamu juga bisa menikmati berbagai promo spesial dari Microsoft untuk konsumen rumahan.

Bagaimana, masih berpikir untuk menggunakan Windows Enterprise di rumah?

  Ubuntu 18.10, Kurang Apa Lagi..??  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.