Mencari aplikasi atau software di internet ini memang terlihat mudah, dan saya yakin hampir semua pembaca WinPoin tidak akan pernah salah, tinggal ketik di Google, klik situs download resmi dan install.
Namun kawan kawan, baru baru ini Microsoft justru mengungkap kampanye malware yang memanfaatkan kebiasaan pengguna, dimana pelaku kejahatan cyber membuat situs download palsu yang meniru halaman resmi berbagai perusahaan, termasuk Microsoft, Razer, Kaspersky, SteelSeries, hingga Calibre.
Baca juga: Microsoft Defender Bermasalah, Link Google Malah Dianggap Malware
Tampilan situs dibuat sangat mirip dengan aslinya sehingga pengguna bisa saja mengira mereka sedang mendownload software resmi.
Padahal, tombol download tersebut justru mengirimkan malware ke komputer korban, nah terkait hal tersebut dalam salah satu skenario, korban mengira sedang mendownload Microsoft Edge atau aplikasi resmi lainnya. Namun file installer yang diterima sebenarnya berisi malware.
Yang menarik, file berbahaya tersebut bisa memiliki nama yang sama, tetapi hash berbeda setiap kali di download, yang berarti sistem keamanan yang hanya mengandalkan identifikasi hash bisa lebih sulit mendeteksi ancaman ini. Setelah berhasil masuk ke komputer, malware dapat melakukan berbagai tindakan berbahaya, seperti:
- Membuat scheduled task agar tetap aktif.
- Menambahkan pengecualian pada Microsoft Defender.
- Menghapus Shadow Copies.
- Menonaktifkan layanan terkait Windows Update.
- Menyisipkan kode berbahaya ke proses aplikasi yang sah.
Dengan kata lain, malware ini tidak hanya mencoba masuk ke PC, tetapi juga berusaha membuat dirinya sulit dideteksi dan dihapus.
Nah Microsoft menduga kampanye ini memiliki hubungan dengan kelompok yang dikenal sebagai Silver Fox atau Yinhu, meskipun belum ada bukti yang cukup untuk memastikan pelakunya. Namun pesan pentingnya sebenarnya sederhana guys, yaitu jangan hanya percaya karena sebuah situs terlihat mirip dengan Microsoft, Razer, atau perusahaan besar lainnya.
Baca juga: Windows 11 Bakal Lebih Aman Mulai Oktober 2026, Memory Integrity Aktif Secara Default
Jika kamu ingin mendownload software, usahakan selalu melalui situs resmi developer, dan seperti biasa, sebelum menekan tombol download, cek kembali alamat website-nya. Karena di internet, tampilan bisa ditiru, namun URL tentu jadi penanda terbesar sebuah situs tersebut palsu atau bukan.
Nah untuk detail mengenai temuan ini, termasuk IOC dan lainnya bisa kamu cek pada halaman resmi Microsoft berikut guys. Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.


