Beberapa waktu kebelakang ini mungkin kamu pernah mendengar rumor mengenai kehadiran WSL 3 di Windows 11, nah perlu diketahui bahwa rumor tersebut bisa dipastikan tidak benar dan bahkan Microsoft secara langsung membatas rumor dan menegaskan bahwa WSL 3 saat ini tidak pernah diumumkan maupun sedang dikembangkan.
"There is no such thing as WSL 3."
Namun yang sebenarnya akan hadir justru fitur baru bernama WSL Containers yang merupakan sebuah kemampuan baru yang dibangun di atas Windows Subsystem for Linux (WSL) yang sudah ada saat ini.

Nah klarifikasi dan pernyataan ini hadir langsung dari Craig Loewen, Product Manager Windows Subsystem for Linux di Microsoft. Dimana menurutnya, sejumlah media salah mengartikan pengumuman Microsoft pada ajang Build 2026. Banyak yang mengira Microsoft sedang memperkenalkan generasi baru WSL, padahal yang diumumkan sebenarnya adalah WSL Containers.
Jadi Apa Itu WSL Containers?
Dibandingkan membuat versi baru, Microsoft justru menambahkan kemampuan baru ke WSL yang sudah ada.

Dimana dengan fitur WSL Containers, ini akan memungkinkan developer menjalankan container Linux secara native langsung dari Windows tanpa perlu lagi menginstal aplikasi pihak ketiga seperti Docker Desktop.
Jika sebelumnya banyak developer Windows mengandalkan Docker Desktop yang menggunakan backend WSL 2, kini Microsoft menghadirkan solusi bawaan yang terintegrasi langsung ke sistem operasi.
Tidak Lagi Bergantung Pada Docker Desktop
Nah salah satu keuntungan terbesar dari WSL Container adalah developer kini dapat membuat, menjalankan hingga melakukan deploy container Linux langsung dari command line bawaan Windows menggunakan wslc.exe, yang artinya tidak perlu lagi memasang docker desktop, tidak perlu lisensi tambahan, tetap kompatibel dengan workflow container modern dan lebih mudah dikelola oleh administrator perusahaan.
Bahkan, Microsoft juga menghadirkan dukungan GPU passthrough sehingga workload AI berbasis CUDA dapat berjalan langsung di dalam container Linux.
Secara umum sih, WSL Containers ini menjadi langkah yang cukup menarik dari Microsoft, terutama bagi para developer yang selama ini bekerja dengan container Linux di Windows.
Tapi apa sih bedanya dengan Docker Desktop?, nah simpelnya gini, WSL Containers ingin menggantikan fungsi utama Docker Desktop di Windows, tetapi bukan berarti menggantikan Docker secara keseluruhan.
Perbedaan paling mendasarnya adalah WSL Containers merupakan fitur bawaan Windows yang terintegrasi langsung dengan Windows Subsystem for Linux (WSL), sehingga developer dapat membuat dan menjalankan container Linux tanpa perlu lagi menginstal aplikasi tambahan. Sementara Docker Desktop adalah aplikasi pihak ketiga yang selama ini memanfaatkan WSL 2 sebagai backend untuk menjalankan Docker Engine beserta berbagai fitur pendukungnya seperti Docker Compose, Kubernetes hingga Docker Hub.
Nah seperti itu guys, untuk lebih jelasnya mungkin nanti kita coba setelah fitur ini tersedia, karena kabarnya, WSL Containers akan mulai tersedia sekitar satu minggu setelah pengumuman klarifikasi Microsoft tersebut.
Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.
Via : Windows Latest
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
