Setelah di Banned Kaspersky Mulai PHK Karyawan di AS

Beberapa minggu lalu dikabarkan bahwa pemerintahan Joe Biden akan melarang penjualan antivirus Kaspersky di Amerika Serikat dimana pengumuman tersebut dibuat karena adanya kekhawatiran bahwa aplikasi tersebut digunakan oleh penyedian infrastruktur penting serta pemerintah negara dan lokal.

Dikarenakan hal tersebut, Kaspersky akhirnya akan segera menutup divisi yang berbasis di Amerika Serikat dan mulai memberhentikan staf dan karyawan yang bekerja disana.

Menurut informasi dari Zero Day, Kaspersky dikonfirmasi akan mulai menghentikan semua operasinya di Amerika Serikat mulai 20 Juli 2024 mendatang, termasuk mulai memberhentikan semua karyawannya muai tanggal tersebut.

Perusahaan telah dengan hati-hati memeriksa dan mengevaluasi dampak dari persyaratan hukum AS dan membuat keputusan yang menyedihkan dan sulit ini karena peluang bisnis di negara ini tidak lagi layak

TONTON JUGA:

Setidaknya, ada sekitar kurang dari 50 karyawan yang akan terpengaruh oleh penutupan di AS. Dan beberapa dari mereka yang terkena dampak melaporkan bahwa mereka akan mulai mendapatkan pesangon dari perusahaan.

Cukup disayangkan bahwa Kaspersky telah kehilangan hak istimewanya di Amerika Serikat karena kekhawatiran adanya tindakan yang tidak diinginkan yang dapat berdampak pada negara tersebut.

Via : Zero Day, Neowin


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation