
Seperti yang telah kita tahu, sejak Apple merilis MacBook Neo dengan harga mulai dari 599, pasar laptop global langsung dibuat heboh. Pasalnya, untuk pertama kalinya Apple menghadirkan laptop berbodi aluminium premium dengan desain tipis, tanpa kipas, dan ditenagai chip A18 Pro di harga yang jauh lebih murah dibanding MacBook sebelumnya.
Kehadiran perangkat ini bahkan membuat banyak vendor PC Windows mulai panik, mengingat biasanya di rentan harga tersebut mayoritas dikuasai oleh perangkat berbasis Windows.
Nah mengenai hal tersebut, Microsoft tampaknya mulai memberikan respons serius terhadap popularitas MacBook Neo, salah satunya lewat laporan benchmark baru yang dibuat bersama perusahaan pengujian Signal65.
Dalam laporan tersebut, Microsoft mencoba menunjukkan bahwa laptop Windows 11 menawarkan spesifikasi, performa, dan value yang jauh lebih baik dibanding MacBook Neo di harga yang sama.
Diatas Kertas, Windows Unggul

Nah berdasarkan report tersebut, diatas kertas, perangkat berbasis Windows memang unggul, terutama dari sisi spesifikasi karena hampir semua laptop Windows yang dibandingkan dengan MacBook Neo hadir dengan RAM 16GB serta storage mulai dari 512GB hingga 1TB.
Bahkan dari sisi spesifikasi lain, laptop Windows di kelas harga yang sama sudah menawarkan HDMI 2.1, Thunderbolt 4, USB-A, hingga slot SD Card.

Sementara itu, MacBook Neo masih menggunakan RAM 8GB dan storage 256GB pada varian dasarnya, dari sisi port, perangkat ini hanya memiliki dua USB-C yang bahkan disebut masih menggunakan kecepatan USB 2.0

Dalam pengujian performa multicore menggunakan Cinebench 2026, beberapa laptop Windows juga disebut mampu memberikan performa jauh lebih tinggi dibanding MacBook Neo, terutama pada workload berat seperti rendering dan multitasking.
Baca Juga : Apple Dikabarkan Hentikan MacBook Neo, Harga Laptop Murahnya Bisa Naik
Bahkan ada perangkat yang diklaim mampu unggul hingga 92% dibanding chip A18 Pro milik MacBook Neo.
Tapi Macbook Neo Lebih Populer
Namun meskipun secara spesifikasi dan benchmark perangkat Windows terlihat jauh lebih unggul, ternyata hal tersebut belum cukup untuk menghentikan popularitas MacBook Neo.
Alasannya ternyata sederhana guys, itu karena banyak pengguna ternyata tidak terlalu peduli dengan skor benchmark ataupun performa multicore tinggi, sebagian besar pembeli MacBook Neo lebih tertarik pada desain premium, bodi aluminium, trackpad berkualitas tinggi, sistem tanpa kipas yang benar benar senyap, serta pengalaman penggunaan macOS yang terasa mulus dan stabil.
Selain itu banyak yang suka dengan layar perangkat Apple tersebut, mengingat MacBook Neo juga sudah menggunakan layar Liquid Retina 13 inci resolusi 2408 × 1506 piksel dan kerapatan sekitar 219 ppi.
Baca Juga : Kenapa Animasi Virtual Desktop Windows Tidak Semulus Linux dan macOS?
Nah bisa dibilang bahwa inilah yang menjadi masalah besar bagi vendor Windows, karena untuk menghadirkan spesifikasi tinggi di harga murah, banyak produsen akhirnya harus mengorbankan aspek lain seperti kualitas material, trackpad, layar, ataupun desain perangkat, yang membuat tidak sedikit laptop Windows di harga 500 hingga 600 dolar yang masih menggunakan bodi plastik dan kualitas build biasa saja.
Untuk kamu yang penasaran reportnya, kamu bisa download di halaman berikut.
Nah bagaimana menurutmu mengenai hal ini? komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
