Sudah Hampir Setahun, Microsoft Akhirnya Akui Bug Kompatibilitas di Windows 11 24H2 dan 25H2

Setelah hampir satu tahun berlalu, Microsoft akhirnya mengakui adanya masalah kompatibilitas di Windows 11 24H2 dan Windows 11 25H2 yang ternyata disebabkan oleh perubahan internal yang mereka lakukan sendiri.

Baca Juga : Cara Jadikan Smartphone Sebagai Webcam di Windows 11

Dan yang menarik, masalah ini bukan berasal dari dari update terbaru, melainkan sudah mulai muncul sejak Microsoft mengubah perilaku komponen JScript di Windows 11 pada pertengahan tahun 2025.

Tapi Ada Apa Sih?

Jadi kawan kawan, menurut dokumen dukungan terbaru yang diterbitkan oleh Microsoft, beberapa aplikasi lawas dan komponen web tertentu dapat mengalami masalah setelah Microsoft mengganti engine JScript lama dengan versi yang lebih baru bernama JScript9Legacy.

TONTON JUGA:

Baca Juga : Cara Membuat Laptop Linux Otomatis Hibernate di 15% dengan Notifikasi di 17%

Perubahan tersebut, pertama kali diterapkan secara default di Windows 11 24H2 pada Juli 2025 dan kemudian tetap dipertahankan pada Windows 11 25H2. Tujuan Microsoft sebenarnya cukup baik, yaitu meningkatkan keamanan Windows dengan mengurangi risiko eksploitasi dari teknologi scripting lawas.

Tapi sayangnya, perubahan tersebut membawa efek samping yang tidak mereka jelaskan secara luas kepada pengguna maupun administrator IT.

Kenapa Bisa Menimbulkan Masalah?

Nah sebelumnya, engine JScript lama yang menggunakan jscript9.dll memiliki perilaku tertentu yang banyak dimanfaatkan oleh aplikasi lawas.

Misalkan ketika sebuah script dijalankan, definisi fungsi dan variabel global yang dibuat akan tetap tersedia untuk script berikutnya. Dan tentu banyak aplikasi enterprise, sistem internal perusahaan, hingga aplikasi berbasis web lama mengandalkan perilaku tersebut.

Namun, setelah Microsoft beralih ke jscript9legacy.dll, perilaku itu berubah dan kini konteks eksekusi script tidak lagi dipertahankan secara otomatis setelah proses selesai dijalankan. Imbasnya fungsi yang sebelumnya tersedia bisa hilang, variabel global tidak lagi dikenali script berikutnya, beberapa polyfill gagal bekerja dan aplikasi lawas dapat mengalami error dan tidak berfungsi dengan benar.

Perbaikan Sudah Dihadirkan

Nah ada satu hal yang cukup menarik karena ternyata Microsoft sudah menghadirkan solusi untuk masalah ini melalui update KB5077241, namun sayangnya perbaikan tersebut tidak diaktifkan secara otomatis.

Pengguna harus mengaktifkan secara manual dengan menambahkan registry key FEATURE_ENABLE_PERSISTENCE, yang detailnya bisa kamu ikuti berikut :

  1. Buka Command Prompt atau Windows Terminal sebagai Administrator.
  2. Jalankan perintah berikut:
reg add "HKLM\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Main\FeatureControl\FEATURE_ENABLE_PERSISTENCE"
  1. Buka Registry Editor (regedit) lalu masuk ke:
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft\Internet Explorer\Main\FeatureControl\FEATURE_ENABLE_PERSISTENCE
  1. Buat DWORD (32-bit Value) baru:
    • Untuk aplikasi tertentu: gunakan nama file proses (misalnya app.exe) dan isi nilai 1.
    • Untuk semua proses: buat DWORD bernama * dan isi nilai 1.
  2. Restart aplikasi atau sistem agar perubahan diterapkan.

Nah untuk pengguna umum, tentunya ini tidak terlalu berpengaruh karena sebagian besar aplikasi modern saat ini sudah tidak lagi bergantung pada perilaku lama JScript tersebut.

Dimana masalah ini lebih banyak dirasakan oleh lingkungan enterprise, aplikasi internal perusahaan, sistem berbasis web lawas, atau software yang memang masih menggunakan teknologi scripting lama yang mengandalkan persistensi variabel dan fungsi global antar script.

Meski begitu, cukup menarik melihat Microsoft baru secara resmi mengakui sumber masalah ini hampir satu tahun setelah perubahan tersebut diterapkan secara default di Windows 11 24H2. Padahal selama periode tersebut, tidak sedikit administrator IT yang harus melakukan troubleshooting sendiri ketika menemukan aplikasi lama mereka tiba-tiba mengalami error setelah migrasi ke Windows 11 versi terbaru.

Bagaimana menurutmu mengenai hal ini? komen dibawah guys.

Via : Microsoft


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation